👤 Ustadz Firanda Andirja, MA
📗 Kitābul Jāmi' | Bulūghul Marām
🔊 Hadits ke-12 | Adab-Adab Memakai
Sandal
⬇ Download Audio dan Transkrip
🌐 http://goo.gl/iWEn9a
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
ADAB-ADAB
MEMAKAI SANDAL
بسم
اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله
Ikhwan dan
akhawat, kita masuk halaqah yang ke 15 dari Kitābul Jāmi', dari Bulūghul Marām,
masih dalam Bābul Adab dan kita akan membahas tentang Adab Memakai Sandal.
Al-Hāfizh
Ibnu Hajar rahimahullāh membawakan hadits dari 'Ali radhiyallāhu Ta'ālā 'anhu,
َوَعَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم
إِذَا انْتَعَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِالْيَمِينِ, وَإِذَا نَزَعَ فَلْيَبْدَأْ بِالشِّمَالِ, وَلْتَكُنْ اَلْيُمْنَى أَوَّلَهُمَا تُنْعَلُ, وَآخِرَهُمَا تُنْزَعُ
Beliau
berkata:
"Rasūlullāh
shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda, 'Jika salah seorang dari kalian
menggunakan sendal maka mulailah dengan menggunakan sandal bagian kanan, jika
dia melepaskan sandalnya maka hendaknya dia mulai dengan melepaskan sandal yang
kiri. Maka jadikanlah yang kanan yang pertama kali dipakai dan jadikanlah yang
kanan pula yang terakhir dilepas'." (Muttafaqun 'Alaihi)
Para Ikhwan
yang dirahmati Allāh Subhānahu wa Ta'āla
Hadits ini
adalah hadits yang shahih, diriwayatkan oleh Imam Muslim dan yang lainnya,
diriwayatkan juga oleh Imam Malik dan Abu Daud.
Hadits ini
merupakan salah satu dari kaidah umum yang disebutkan oleh para ulama yaitu
bahwasanya merupakan sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:
"Mendahulukan
yang kanan dalam perkara-perkara yang baik dan menggunakan yang kiri dalam
perkara-perkara yang buruk."
Dalam suatu
hadits yang diriwayatkan oleh 'Aisyah radhiyallāhu Ta'ālā 'anhā dalam Shahihain
(Shahih Bukhari dan Shahih Muslim), beliau berkata:
كان
النبي صلى الله عليه وسلم يعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ في تَنَعُّلِهِ وَتَرجُّلِهِ و طُهُورِه وفي شَأْنِهِ كُلِّهِ (متفق عليه)
"Bahwasanya
Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam suka menggunakan
(mendahulukan) yang kanan dalam memakai sandal, menyisir rambut,
bersuci dan dalam segala perkara."
Ini dalil
bahwasanya untuk segala perkara yang baik maka Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi
wa sallam menganjurkan kita untuk mendahulukan yang kanan. Contohnya:
• bersisir
• memakai
sandal
• memakai
baju
• makan dan
minum menggunakan tangan kanan
• mengambil
perkara-perkara yang baik menggunakan tangan kanan
Bahkan,
disebutkan bahwa Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam tatkala bertahallul,
yang beliau cukur adalah bagian kepala yang kanan terlebih dahulu baru kemudian
kiri.
Adapun dalam
perkara-perkara yang buruk maka kita mendahulukan atau menggunakan yang kiri.
Contoh:
• Bersuci
dari kotoran dengan menggunakan tangan kiri.
• Mengambil
barang-barang yang kotor, maka kita menggunakan tangan kiri.
• Masuk ke
dalam WC mendahulukan kaki kiri.
Berbeda
ketika kita masuk ke masjid yang mendahulukan kaki yang kanan.
Dan demikianlah
sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.
Diantara
sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dalam praktek mendahulukan yang kanan
dalam perkara yang baik dan menggunakan yang kiri dalam perkara yang buruk
adalah adab menggunakan sandal.
Rasūlullāh
shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan:
“Jika salah
seorang dari kalian memakai sandal maka dahulukan yang kanan. Kalau dia
melepaskan sandal maka hendaknya dia mendahulukan yang kiri."
Kenapa bisa
demikian?
Karena
menggunakan sandal merupakan perkara yang baik, merupakan karomah, perbuatan
yang mulia yaitu menjaga kaki dari kotoran dan dari hal-hal yang bisa
mengganggu.
Sedangkan
melepaskan sandal adalah perkara yang kurang baik, karena
kita menghilangkan penjagaan terhadap kaki.
Demikianlah
sunnahnya.
Para ikhwan
dan akhwat yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'ālā.
Ini (memakai
dan melepas sandal) adalah perkara yang kita lakukan setiap hari.
Bisa saja
kita cuek atau tidak cuek dalam menggunakan sandal dalam kehidupan kita
sehari-hari.
Akan tetapi.
kenapa kita tidak ingin mendapatkan pahala?
Caranya
adalah tatkala memakai sandal kita niatkan menggunakan kaki kanan terlebih
dahulu, mengingat akan sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam, maka otomatis
Allāh berikan pahala.
Kemudian,
tatkala kita ingin melepas sendal, kita niatkan kaki kiri terlebih dahulu
karena teringat sunnah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.
Kebiasaan
kebanyakan orang, kalau memakai sandal mendahulukan kaki kanan dan melepaskan
juga yang kanan dahulu.
Ini kurang
sempurna sunnahnya.
Sunnahnya
adalah mendahulukan yang kanan ketika memakai dan mendahulukan yang kiri ketika
melepas.
Jika kita
biasakan demikian maka pahala terus mengalir dan tentunya ini yang lebih nikmat
dan lebih baik.
Kemudian
diakhir pembahasan saya ingatkan bahwasanya para ulama telah ijma' bahwa
menggunakan sandal dengan mendahulukan kaki kanan hanyalah sunnah, tidak sampai
derajat wajib.
Akan tetapi
merupakan perkara yang tercela jika seseorang sengaja menggunakan sandal dengan
kaki kiri terlebih dahulu.
Walaupun
tidak dikatakan berdosa, akan tapi hanya menyelisihi sunnah dan merupakan
perbuatan buruk.
والله تعالى أعلم بالصواب.
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar